Profil


A. Latar Belakang

Ma’had  Al-Islam Mesen Desa Rejosari Kecamatan Gondangrejo Kabupaten Karanganyar didirikan atas dasar keinginan kuat  jama’ah Gempol, khususnya pengurus Yayasan Al Islam Cabang Gempol  Gondangrejo.

Atas masukan dari Bapak Drs. Nurrokhmat, M.Pd dan ustadz Muhajir, maka sejak tahun pelajaran 2012/2013 didirikan pondok pesantren (ma’had)  yang  menerapkan manajemen profesional dengan kurikulum terpadu.

Ma’had Al Islam Mesen  adalah sebuah model pendidikan yang berupaya menerapkan semangat dan jiwa yang diwariskan oleh Rasulullah SAW dengan tujuan menumbuhkan generasi Ulul Albaab. Ma’had Al Islam mengembangkan pendidikan dengan metode terbaik, dengan memaksimalkan potensi lokal pedesaan yang jauh dari hiruk pikuk godaan gemerlap kota, tetapi cukup akrab dengan teknologi. Dalam konsep pendidikan Ma’had Al Islam Mesen Gondangrejo, santri akan ditempa dengan :

• Tahfidzul Qur’an dengan memaksimalkan alam sebagai ruang belajar

• Praktik bahasa Arab dan Bahasa Inggris dalam keseharian.

• Muthala’ah untuk menumbuhkan ketekunan dalam bidang tela’ah Kitab-Kitab Tafsir dan Hadits. Pembelajaran ini juga menjadi dasar para santri gemar melakukan penelitian ilmiah yang biasa dilakukan para ulama dan ilmuwan.

Pembelajaran di ma’had Al Islam membekali santri dalam bidang keimanan, keilmuwan, dan kepemimpinan.

B. VISI

Mencetak Generasi Ulul Albab

 

C. MISI

1. memberi bekal ilmu dien secara komprehensif

2. menanamkan budaya tela’ah dan mengembangkan ilmu

3. menanamkan karakter peduli syiar Islam

 

D. TARGET LULUSAN

Ulama yunior berkarakter pembelajar dan gigih dalam da’wah.

 

E. KEBIJAKAN MUTU

  • Menerapkan sistem manajemen yang profesional dan partisipatif.
  • Menyelenggarakan dan mengembangkan program pendidikan yang inovatif, berkarakter, berbasis alam.
  • Mengembangkan SDM guru dan staf sekolah yang bersahabat, kreatif, berjiwa pembelajar dan dapat menjadi teladan

F. KEUNGGULAN

Ponpes Al Islam menerapkan kurikulum terpadu antara KTSP 2006  dan Kurikulum original ma’had Al Islam. Kurikulum yang bersifat holistik tertuang dalam praktik kegiatan belajar-mengajar (KBM) sehari-hari. Aktivitas-aktivitas seperti shalat berjamaah, ta’lim, general stadium pembacaan Riyadhus Shalihin dan Shahih Bukhari, piket asrama, shalat malam, outing (rihlah, berkebun, memasak) adalah bagian dari kegiatan pembentukan karakter siswa dalam hal akhlak, kepemimpinan dan tradisi ilmiah.

Muara dari ketiga metodologi tersebut adalah: ”Melahirkan pemimpin yang beraqidah lurus dan kuat dalam bidang intelektual maupun ibadah.

KEUNGGULAN PRIMER:

  1. Ketrampilan membaca dan menelaah kitab:
  • Tafsir Ibnu Abbas (Kl 7, 8)
  • Tafsir Ibnu Katsir (Kl 9)
  • Hadits Riyadhussolihin dan Umdatul Ahkam (Kl 7,8,9)
  1. Proggram Intensif Tahfidzul Qur’an. Dalam program ini ma’had memberikan reward atas prestasi santri berupa kitab-kitab sebagai berikut :
  • Hafal 3 juz mendapatkan Riyadhussholihin atau Bulughul Maram
  • Hafal 6 juz mendapatkan Tanwirul Miqbas atau Shofwatuttafasir
  • Hafal 10 juz mendapatkan Shahih Bukhori
  • Hafal 15 juz mendapatkan Fiqhus Sunnah atau Tamamul Minah
  • Hafal 30 juz mendapatkan Fathul Bari

KEUNGGULAN SEKUNDER:

Santri dibina dengan berbagai ketrampilan pilihan dan Life Skill sebagai berikut:

  1. Conversation (Kls 7, 8, 9)
  2. Komputer (Kls 7, 8, 9)
  3. Elektronika (Kl 8)
  4. Robotika (Kl 9)
  5. Menjahit dan Kerajinan tangan (pilihan)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s