Ini lho Rahasianya agar Anak Anda Cerdas & Pintar

zahyaa

Orang tua mana yang tidak ingin anak-anaknya cerdas dan pintar? Tentu semua orang tua menginginkannya. Tapi terkadang banyak orang tua yang bingung, cara apa yang harus ditempuh untuk meningkatkan kecerdasan anak-anaknya.

Sekolah dan tempat pendidikan bukanlah satu-satunya tempat yang bisa mencerdaskan otak anak Anda. Ada faktor-faktor lain yang turut memepengaruhi tingkat kecerdasan si buah hati.

Nah, berikut 6 hal yang bisa Anda lakukan untuk memaksimalkan tingkat kecerdasan anak-anak Anda baik di sekolah maupun dalam kehidupan sosial.

  1. ASI Eksklusif

    Jika Anda memiliki buah hati yang masih bayi, berarti peluang Anda untuk meningkatkan kecerdasan anak Anda masih terbuka lebar. Salah satu cara efektif untuk meningkatkan kecerdasan bayi adalah dengan memberinya ASI eksklusif selama 9 bulan. Sebuah studi di Denmark mengungkap bahwa bayi yang diberi ASI eksklusif selama 9 bulan mengalami pertumbuhan yang signifikan dan lebih cerdas dari bayi yang hanya mendapatkan ASI satu bulan atau kurang.

  1. Cukupi Gizinya

    Ajarkan kebiasaan mengonsumsi makanan sehat sejak dini, seperti tindak memberi buah hati makanan-makanan junk food dan menggantinya dengan sayuran serta buah-buahan segar. Di masa pertumbuhan, otak anak Anda membutuhkan nutrisi penting, seperti asam lemak Omega-3 yang bisa didapatkan dari ikan. Beberapa studi membuktikan bahwa anak-anak yang gemar menyantap ikan seperti, tuna, salmon, dan cod, memiliki pikiran yang tajam dan mencatat hasil yang baik dalam ujian.

  1. Biasakan menghafal Al Qur’an

    Profesor psikologi di Universitas Imam Muhammad bin Su’ud al-Islamiyah di Riyadh, Dr. Abdullah Subaih berpendapat bahwa dengan menghafal Al Quran berarti siswa terlatih untuk berkonsentrasi. Kita tahu bahwa pendidikan formal juga dibutuhkan konsentrasi yang tinggi untuk mempelajarinya, Nah dengan belajar menghafal Al Quran maka dia akan terlatih dengan konsentrasi yang tinggi.

    Konsentrasi yang tinggi ini dihubungkan dengan kinerja otak. Menurut M. Ngalim Poerwanto, dalam bukunya yang berjudul Psikologi Pendidikan (Bandung: Remaja Rosdakarya, 1992 – hal. 52) Jika sel-sel otak bekerja atau difungsikan terus dengan hal-hal positif dan aktif, maka akan menjadi lebih kuat.

    Jadi kekuatan otak dalam menghafal Al Quran sebaiknya dimulai sejak usia dini. Ini diperkuat juga dengan pendapat dari Dr. Abdurrahman Abdul Kholik yang menyatakan bahwa usia anak-anak dari 5 tahun hingga 23 tahun adalah usia manusia dengan kekuatan hafalan yang sangat bagus.

    Anak yang terbiasa dalam menghafal Al Quran akan lebih bisa berdisiplin dan mengatur waktu. Anak akan belajar keseriusan dalam menjalani hidup. Menghafal Al Quran mempunyai pengaruh yang baik dalam pengembangan ketrampilan dasar paa siswa sehingga bisa meningkatkan prestasi akademik mereka.

  1. Kenalkan Olahraga

    Tim peneliti dari University of Illinoismembuktikan bahwa ada hubungan yang kuat antara kebugaran fisik dengan prestasi akademik anak-anak. Secara umum aktivitas fisik saat berolahraga berkaitan erat dengan prestasi belajar anak-anak. Meningkatnya aliran darah dan oksigen ke otak saat berolahraga dianggap sebagai faktor yang mempengaruhi tingkat kecerdasan anak saat mengerjakan soal-soal ujian.

  1. Biasakan Sarapan

    Ini adalah kebiasaan kecil yang masih sering diabaikan oleh para orang tua. Membiasakan anak sarapan dapat meningkatkan memori dan konsentrasi saat belajar. Anak-anak yang tidak terbiasa sarapan akan cepat lelah dan sulit berkonsentrasi terhadap pelajaran yang diterimanya. Ini berhubungan dengan asupan gizi yang tidak ia dapatkan di pagi hari, sehingga pada siang hari kemampuan otaknya menjadi menurun

  1. Budayakan Membaca

    Membaca baik untuk segala usia, termasuk anak-anak. Membaca merupakan cara yang tepat untuk meningkatkan pengetahuan dan perkembangan kognitif anak-anak. Menurut Paul C. Burns, Betty D. Roe & Elinor P. Ross, pakar pendidikan anak dari Amerika Serikat, ada delapan aspek yang bekerja saat anak-anak terbiasa membaca, yaitu aspek sensori, persepsi, sekuensial (tata urutan kerja), pengalaman, berpikir, belajar, asosiasi, dan afeksi, di mana semua aspek tersebut merupakan faktor penting dalam meningkatkan kecerdasan dan kemampuan otak anak.

So, jika Anda menginginkan anak-anak yang cerdas dan pintar, Anda sudah tahu rahasianya.(emha)

Rapat Kerja Mei 2013


Drs. Nurrokhmat, MPd

Drs. Nurrokhmat, MPd

Mesen, Rejosari. Hari Kamis, 30 Mei 2013 jam 19.30 Ma’had Al Islam Mesen menyelenggarakan rapat kerja bertempat di gedung Mts Al Islam Mesen. Acara dipimpin oleh Drs. Nurrokhmat, M.Pd  dengan nara sumber  Ustadz Muhajir Abu Zahra, sementara peserta terdiri dari para pengurus cabang Al Islam Gempol  Jatikuwung, pengurus pondok, dan para asatidz.

Ust Muhajir

Ust Muhajir

Dalam kesempatan itu Ustadz Muhajir memaparkan tentang Kebijakan Mutu Ma’had Al Islam, target kurikulum, serta evaluasi dari  8 pencapaian Standar Nasional Pendidikan di ma’had Al Islam. Nara sumber menekankan arti penting dari profesionalitas seluruh komponen yang terlibat dalam lembaga pendidikan ma’had Al Islam. Menurut beliau, lembaga ini berupaya menerapkan system pendidikan terbaik dengan meneladani kehidupan Rasulullah SAW yang berbasis pada Al Qur’an dan Assunnah.

Sementara itu Drs Nurrokhmat, M.Pd mengkritisi evaluasi yang telah dipaparkan dengan memberikan beberapa poin catatan untuk ditindak lanjuti di tahun pelajaran yang akan datang. Raker berakhir sekitar pukul 22.30.